Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Friday, 3 June 2016

Tiada yang Salah dengan Cinta

Cinta...
Apa salahku padamu?
Sehingga kau tak pernah memihakku
Kubertanya pada Rindu, saudaramu
Namun ia juga membisu

Friday, 12 June 2015

Masih tentang ♡


Cinta itu bisa datang secara tiba-tiba
Dan dengan "tiba-tiba" itu, ia bisa menjadi cerita panjang yang ditugaskan untuk sejarah mencatatnya
Bisa juga dengan "tiba-tiba" itu, menjadi keabadian rasa oleh dua insani yang didatanginya

Thursday, 8 January 2015

Waktu


Terkadang kuberpikir
Waktu yang lebih sedikit dariku
Ataukah aku yang lebih sedikit dari waktu

Monday, 3 November 2014

Hilang




Diam...
Hanya bisa terdiam
Suaramu tak lagi dapat kudengar
Tubuhmu tak lagi dapat kupeluk
Kelembutanmu tak lagi dapat kusentuh
Dan kehangatanmu tak lagi dapat kurasakan

Lelah...
Setelah berdansa dengan hantu-hantu malam
Seolah mereka sedang menertawakanku
Rasa selimuti rasa
Bimbang kini penuhi jiwa
Ingin rasa mati rasa

Indah...
Tiap detik yang kulalui bersamamu
Tiada hari tanpa hadirmu
Kukenang, memang itu inginku
Kurindu, memang itu mauku
Jangan kau usik, biar rasa ini abadi dalam hati

Thursday, 14 August 2014

Bad Day


Tuhan...
Apa yang harus kulakukan?
Aku benci hari ini dan kemarin
Semuanya berbeda dari yang aku lihat sebelumnya
Sekarang kucabut do'a yang pernah kusampaikan pada-Mu
Hapus apa yang seharusnya tak baik untukku
Bangunkan aku jika aku masih bermimpi senja kemarin
Hadapkan aku pada kenyataan yang baru,
yang bisa kumengerti, yang bisa kupahami
Beri aku kesabaran pada waktu yang kuinjak kini
Bantu langkahkan kakiku agar tetap di jalan-Mu
Terimakasih, Tuhan...
Kau telah kabulkan semua do'aku di masa lalu
Dan sekarang,
Kau juga pasti akan kabulkan keinginanku...

#Amin.

Monday, 9 June 2014

Hilang


Diam...
Hanya bisa terdiam
Suaramu tak lagi dapat kudengar
Tubuhmu tak lagi dapat kupeluk
Kelembutanmu tak lagi dapat kusentuh
Dan kehangatanmu tak lagi dapat kurasakan

Sunday, 4 May 2014

Hampa



Aku tanya pada bulan
Namun ia membisu
Aku tanya bintang

Thursday, 21 November 2013

Syair Sya'di




Jangan anggap sahabat
Dia yang mengetuk pintu
Saat makmur mendekapmu

Dia angkuhkan diri
Dan menyebutnya sebagai saudara angkatmu...

Aku yakin, dia adalah orang
Yang mengambil keuntungan
Dari tangan orang lain

Saat dia
Berada dalam ruang kacau
Dan dalam keadaan miskin

(Syekh Misliuddin Sa’di Shirazi, Gulistan)

Wednesday, 9 October 2013

Sepasang Awan




Langit begitu mendung
Hingga penglihatan perih untuk dibuka
Hanya telinga yang mampu merungu pekatnya alam
Dari sana aku menemukan sekotak madu
Tapi tak manispun sedikit yang kurasa
Hingga anggapan orang datang dengan perlahan
Menjadikan madu itu makin manis dan mencair
Dan sampai waktunya, ia mengalir melewati lembah kegagalan
Mengajarkan hati kita untuk tetap berdiri
Tetap pada pendirian
Untuk meraih sepasang awan
Terbang tinggi membentuk pelangi
Yang hingga tak sanggup diraih oleh nafas yang lain